|
|
|
Kesehatan dan Nutrisi
Bahan-bahan
Bakteri Lactobacillus casei Shirota strain, susu bubuk skim, sukrosa, glukosa, perisa, air. Tanpa bahan pewarna maupun bahan pengawet.
Energi
Energi diukur dalam kilojoules atau kilo kalori. Tubuh kita membutuhkan energi untuk pertumbuhan, metabolisme dan kegiatan. Energi yang tidak dimanfaatkan oleh tubuh disimpan dalam bentuk lemak untuk digunakan kembali pada saat diperlukan. Penting bagi kita untuk menjaga agar jumlah energi dari makanan yang kita konsumsi seimbang dengan jumlah yang diperlukan oleh tubuh. Apabila kita tidak mendapatkan cukup energi, kita akan menjadi lesu dan kehilangan berat badan.
Karbohidrat
Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh. Dalam proses pencernaan , karbohidrat akan diuraikan menjadi komponen penyusunnya, gula sederhana. Karbohidrat ini merupakan sumber energi yang paling mudah dimanfaatkan dan juga paling mudah untuk diubah menjadi cadangan energi.
Indeks Glycaemic
Indeks Glycaemic (IG) adalah suatu cara untuk mengukur pengaruh sejumlah tertentu karbohidrat dalam makanan terhadap kadar gula darah. Berdasarkan nilai IG, makanan dikelompokkan dalam IG rendah, sedang atau tinggi. Karbohidrat dari makanan yang ber IG rendah lebih lambat diserap ke dalam peredaran darah sehingga membantu terjaganya kestabilan kadar gula darah. Dibanding dengan nilai kandungan gula, IG dari suatu makanan merupakan petunjuk yang lebih tepat terhadap pengaruh makanan tersebut terhadap peningkatan kadar gula darah.
Protein
Protein digunakan untuk pertumbuhan, pemeliharaan dan peremajaan sel-sel tubuh. Adalah suatu hal yang mendasar bahwa kebutuhan akan protein terpenuhi untuk berfungsinya tubuh dengan sehat. Makanan yang kaya protein termasuk daging merah, ayam, ikan, telur, produk susu, polong-polongan, kacang dan biji-bijian.
Lemak
Lemak dapat dikelompokkan sebagai jenuh, tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal. Petunjuk diet seringkali menganjurkan kita membatasi konsumsi lemak, khususnya lemak jenuh. Sejumlah kecil lemak tak jenuh akan mencukupi kebutuhan akan asam lemak esensial dan vitamin-vitamin yang larut lemak. Sebagai sumber energi, lemak menghasilkan energi yang besar dibanding karbohidrat dan protein dalam berat yang sama. Karena itu lemak memberikan kontribusi yang paling besar terhadap peningkatan berat badan. Dalam hal ini Yakult tidak mengandung lemak.
Kolesterol
Kolesterol adalah salah satu pembentuk membran sel dan beberapa hormon. Kita tidak perlu mengkonsumsi kolesterol karena tubuh kita memproduksi kolesterol dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan kita. Berlebihan dalam pemasukan kolesterol cenderung mengakibatkan penyempitan pembuluh darah. Yakult tidak mengandung kolesterol.
Natrium
Natrium adalah komponen utama garam. Tubuh kita memang memerlukan natrium untuk dapat bekerja dengan baik, akan tetapi seringkali kita mengkonsumsi garam lebih dari yang dibutuhkan. |
|